Hukum Junub(mimpi basah) saat puasa


            Junub adalalah sesuatu yang wajar baik pada pria atau wanita, namun bagaimana jika kita mengalamin mimpi basah atau junub tersebut pada siang hari saat sedang melaksanakan puasa?, apakah puasa kita tersebut batal atau tetap sah untuk dilanjutkan.
baca juga: Apa saja yang membatalkan puasa?

                Hukum junub pada saat melasanakan puasa, sama halnya dengan kita makan atau minum karena lupa. Sebab ia sedang tidur dan tidak sengaja berbuat demikian. Allah SWT telah berfirman :


دْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ ۚ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِ وَلَٰكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا


Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Maka berdasrkan firman tersebut puasa kita tetap sah untuk dilanjutkan dan tidak batal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel