Sebab Kebencian Barat Terhadap Islam








Sebab Kebencian Barat Terhadap Islam

dewasa ini begitu banyak hal-hal yang mendiskriminasi islam dan kaun muslim khususnya negara-negara barat, seperti munculnya sebutan islamofobia yaitu "sebuah istilah kontroversial yang merujuk pada prasangka dan diskriminasi pada islam dan umat muslim hingga 
hingga pembantaian yang memyebabkan korban jiwa cukup besar. yang belum lama ini adalah kebijakan presiden amerika serikat Donal trump diantaranya larangan umat muslim masuk ke AS, mengeluarkan larangan visa untuk 7 negera muslim, yang tentu saja kebijakan ini menyulut kemarah negara-negara islam. maka sebenarnya apakah penyebab permusuhan barat dan islam ,  sehingga barat sangat ingin menghancurkan islam dengan berbagai cara, ada dua sebab yang mendasari barat sangat ingin menghancurkan islam.


  • Dendam Historis
perang salib merupakan pembentuk fondasi pertama  dan esensi untuk memantapkan sikap eropa terhadap islam. dendam perang salin itu belum usai, kebencian dan rasa permusuhan itu kembali bangkit setelah perang dingin berakhir hal itu terungkap lewat ucapan mentri luar negri  italia menjelang sidang  NATO di londo "benar, perang dingin antara barat dan timur telah berakhir, tetapi timbul lagi pertarungan baru, antara dunia barat dan dunia islam". hal itu dipertegas oleh seorang penulis  Andrian Hamilton dalam majalah bulanan terbitan london, observer, edisi 17 juni 1990. " bagi barat tidak adalagi yang mengancamperadaban mereka kecuali kebangkitan islam dan gerakan kaum muslimin  yang terdiri dari atas kaum fundamentalis yang tidak takut sekalipun dengan tidak dipersenjatai peluru-peluru kendali".

  • kesalah fahaman masyrakat barat
masyarakat barat umumnya melakukan kesalahan dalam memahami islam, dikarenakan masyarakat barat  umumnya mempelajari islam melalui buku-buku para orientalis, sedangkan para orientalis  mengkaji islam untuk menimbulkan miskonsepsi rehadap islam atau penyelewengan ajaran islam. hal itu juga diperparah  dengan sajian media masa yang menampilkan islam tidak secara utuh, bahkan islam yang mereka siarkan bukan islam pada umumnya (sunni) melainkan islam syi'ah yang hanya dianut 10% kaum muslim dunia.








              Muhammad asad seperti dikutip ibrahim Abu Abbah, hak dan batil dalam pertentangan, (jakarta, Gema  insani press1997,hal 28)
                    Nort Atlantic Treaty  Organization, organisasi pertahanan militer negara barat atas militer negara negara komunis 
                        neusweek, 2 juli 1990 
                      G.H. Jansen, islam militan (Bandung 1980) hal 59-60
                       Akbar S. Ahmad, hal 77


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel