Sedekah:ini dia adab-adabnya


Ahmad Athitullah dalam Al-Qamus Al-Islami menjelaskan bahwa As-Shodaqoh ialah sesuatu yang diberikan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah tampa ada paksaan. Bila dikatakan tashaddaqa artinya ialah member sedekah, sedangkan orang yang member sedekah disebut Mushaddiq. Bentuk jamaknya adalah Shodaqot. Menurut Al-Alamah Al-Asfahani, sedekah adalah sebagian harta yang dikeluarkan oleh manusia dalam rangka mendekatkan diri kepada allah, seperti zakat. Namun pada asalnya sedekah itu sebutan untuk yang sunnah,, sedangkan untuk yang wajib adalah zakat meskipun begitu,(sedekah) yang wajib itu kadang juga disebut sedekah, sebab pelakunya berlaku shidiq(jujur) dalam pelaksanaannya.[i]Sebagaimana ibadah lainnya yang memiliki adab, begitu pula zakat yang memiliki adab dan syarat yang harus dipenuhi dan diperhatikan. Beberapa adab sedekah antara lain :


1.       Berasal dari usaha yang halal

Kita tidak boleh menyedahkan sesuatu yang haram walaupun dari usaha yang halal. Tidak patut pula member sedekah untuk sesuatu yang haram. Seperti wakaf untuk gereja. Nabi SAW bersabda “barang siapa memperoleh  harta dari perbuatan dosa, lalu dengannya ia menyambung  silaturahim, atau menginfakkannya dijalan Allah maka Allah akan mengumpulkan semuanya itu dan melemparkannya ke neraka[ii]

2.       Berasal dari harta yang baik dan paling utama.

Rasullullah  pernah bersabda berkenaan dengan seorang yang bersedekah dengan kurma bermutu rendah “ seandainya  pemeilik sedekah ini mau, ia dapat memyedekahkan yang lebih baik dari pada ini. Sesungguhnya pemilik kurma ini akan makan kurma bermutu rendah pada hari kiama”[iii]

3.       Ikhlas untuk mencari ridha Allah.

Sedekah harus mengarahkan niatnya hanya untuk Allah. Rasullullah bersabda “ sesungguhnya  semua amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang akan menerima pahala sesuai yang ia niatkan[iv]

4.       Merahasiakan sedekah pada situasi-situasi yang memang lebih utama untuk merahasiakan dan memperlihatkan sedekah itu jika memang lebih utama.

5.       Hendaknya sedekah itu diserahkan dengan wajah berseri-seri dan lapang dada.
Nabi SAW bersabda “jangan meremehkan perbuatan baik sedikit pun,meskipun engkau menemui saudaramu dengan wajah berseri[v]

6.       Member sedekah kapada orang yang lebih membutuhkan
Apabila ada kerabat yang membutuhkan maka ia lebih berhak menerimanya dari pada yang lain Nabi SAW bersabda “ sedekah yang diberikan kapada orang miskin (bernilai) satu sedekah. Dan apabila sedekah itu diberikan kepada kerabat maka (benilai) dua, yakni sedekah dan menyambung kekerabatan[vi]

Itulah beberapa adab sedekah yang mungkin masih banyak dari kita yang melupakannya atau kurang memperhatikannya. Karna insyaallah jika melakukan sesuatu perbuatn baik jika memperhatikan adabnya akan lebih bernilai dan lebih banyak keutamaannya.



[i]At-Ta rifat Al-Jurjani, hal. 173
[ii]HR Abu Dawud dari Al-Qosim bin Mukhairamah
[iii]HR Abu Dawud dan Nasa’i
[iv]Muttafak Alaih
[v] HR Muslim
[vi]Muttafak Alaih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel