Kitab Zakat: Kambing Yang Dikeluarkan Sebagi Zakat Hanya Bolen Berupa Jadza




Kambing yang dikeluarkan sebagai zakat hanya boleh yang berupa jadza (domba yang telah berumur enam bulan) atau tsana (kambing yang telah berumur satu tahun)[1], atau domba kompensasi. Yang manapun yang dikeluarkan itu mencukupi. Karena tidak ditetapkan jenis kambingnya dan tidak pula asal negara secara mutlak pada khabar yang memastikan kewajiban.  Jenis kambing dan asal negara bukan sebagai sebab wajib zakat., sehingga tidak dibatasi dengan itu, sebagaimana kambing yang diwajibkan untuk fidya.

            Bila yang diharuskan berjenis betina, maka tidak boleh diserahkan yang jantan, karena yang diwajibkan berjenis betina. Tipi mungkin juga mencukupi, karena Nabi SAW telah menyebutkan kata ‘kambing’ secara mutlak (tanpa batasan jenis kelamin) sehingga mencakup yang betina dan yang jantan. Bila kambing dikaitkan dengan suatu tanggungan tanpa dirincikan, maka boleh dengan kambing jantan, sebagimana qurban. Bila tidak mempunyai ternak kambing maka harus membeli kambing. Abu Bakar berkata , “dikeluarkan sepuluh dirham dari qiyas tas domba kompensasi.”

            Menurut kami: Nabi SAW menyatakan kambing[2], maka harus disesuaikan dengan nashnya. Juga karena ini berarti pengeluaran untuk suatu nilai, maka tidak boleh kecuali dengan itu, sebagimana bila yang diwajibkan pada suatu nishab itu berupa kambing, maka yang dikeluarkan adalah kambing. Sedangkan kambing kompensasi khusus sebagai ganti yang bernilai sepuluh dirham, dengan bukti, bahwa itu tidak boleh digunakan sebagai ganti kambing yang diwajibkan pada ternak.

 

 

 

 

Sumber :

Kitab Fiqih Al Mughni Jilid 3, Ibnu Qudamah, Bagian Kitab Zakat Halaman 444-445.

Kitab Al-Mughni berisi fikih perbandingan mazhab atau dikenal dengan syarah matan Mukhtashar Al-Khiraqi. Beliau sebut Al-Mughni sebagai salah satu ensiklopedi fikih terbesar yang memaparkan perbedaan pendapat tingkat tinggi. 

 



[1] Al jadaz’ min adh-dha’n adalah yang berusia enam bulan, sedangkan at-tsana minal ma’iz adalah yang berusia satu tahun. Ada juga yang mengatakan bahwa jadza’ adalah domba yang umurnya memasuki tahun kedua dari jenis domba, sedangkan tsaniyah adalah kambing yang umurnya memasuki tahun kedua atau ketiga dari jenis kambing kacang.

[2][2]Syaat bisa diartikan domba atau kambing kacang (jenis kambing yang kecil).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel