Kitab Zakat : Kondisi Kambing Yang di Keluarkan sama Baik Buruknya Dengan Yang di Zakatkan.

 







Jadi, untuk menzakati unta yang gemuk dikeluarkan kambing yang gemuk pula, untuk menzakati unta yang kurus dikeluarkan kambing yang kurus juga, dan untuk menzakati unta yang sedang dikeluarkan kambing yang sedang juga. Tapi untuk menzakati unta yang sakit harus dikeluarkan kambing yang sehat sesuai dengan Nilainya. 

Bila ditanyakan, “jika untanya sehat semua maka berapa nilainya dan berapa kambingnya? Maka dijawab, “unta seratus berukuran sedang senilai dengan lima kambing. Dari situ dikurangi nilainya sesuai dengan berkurangnya nilai unta. 

Bila untanya berkurang seperlima dari nilainya [yakni berkurang  20% dari nilainya], maka kambingnya bernilai menjadi yang empat. Ada juga yang berkata, “kambing yang mencukupi untuk berkurban bisa mencukupi untuk menzakati tanpa memperhatikan nilainya,” yang jelas, kedua pendapat ini menyatakan tidak mencukupi bila dibayar dengan yang sakit, karena yang dikeluarkan itu tidak sejenis yang dizakatinya, sebab tidak semuanya sakit, sehingga statusnya sama dengan yang sehat semua, bahkan untuk yang sakit semua juga hanya boleh dizakati dengan yang sehat. 




Sumber :

Kitab Fiqih Al Mughni Jilid 3, Ibnu Qudamah, Bagian Kitab Zakat Halaman 444-445.

Kitab Al-Mughni berisi fikih perbandingan mazhab atau dikenal dengan syarah matan Mukhtashar Al-Khiraqi. Beliau sebut Al-Mughni sebagai salah satu ensiklopedi fikih terbesar yang memaparkan perbedaan pendapat tingkat tinggi. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel