Rangkuman Lengkap Novel Filsafat Dunia Anna

BAB 1, Naik Kereta Salju. Berdasarkan ingatan Anna setiap tahunnya ketika memperingati hari pergantian tahun keluarganya pergi ke gunung menaiki kereta salju yang ditarik menggunakan kuda. Namun ketika usianya memasuki 10 tahun sama sekali tidak ditemukan salju walaupun udara sudah cukup dingin. Berdasarkan pendengaran Anna terhadap pembicaraan orang tua hal tersebut disebabkan oleh pemanasan global ataupun perubahan iklim. Kendati demikian Anna dan keluargnya tetap pergi ke gunung untuk menikmati pergantian tahun, beberap hal pun berbeda dari tahun biasanya seperti mereka pergi pada siang hari sebab tanpa adanya salju malam begitu pekat kemudian perjalanan harus menaiki traktor.

BAB 2, Dokter Benjamin. Ketika tanggal 10 Desember yang lebih tepatnya dua hari sebelum hari ulang tahunnya yang ke-16. Anna menerima berbagai hadia yang cukup spesial baginya, terhkhusus cincin batu tua yang bakal diwarisinya dari tante Sunniva. Selain cincin pada usianya yang menjelang 16 tahun tersebut Anna menerima sebuah ponsel yang telah lama di dambakannya, ponsel tersebut memiliki kecanggihan yang tak terbayangkan sebelumnya oleh Anna. Selain kado ulang tahun, pada tahun tersebut Anna telah mendapatkan pengalaman luar biasa pada pertengahan Oktober. Pengalaman tersebut adalah pertemuannya dengan seorang psikiater yang bernama Benjamin. Pertemuan dengan Dokter Benjamin tersebut berkaitan dengan hal-hal yang telah lebih dahulu terjadi yaitu Anna disebut orang suka sekali berfantasi dimana mulai muncul kisah-kisah yang dirasakannya sebagai kisah nyata yang dikirimkan dari kurun waktu lain. Hasil dari pertemuan Annda dengan dokter Benjamin yaitu bahwa Anna dinyatakan tidak memiliki kalainan selain itu Anna pun mendapat sebuah gagasan untk mendirikan sebuah komunitas pecinta lingkungan.

BAB 3, Terminal. Ketika Anna terbangun dari tidurnya setelah melewati hari istimewa dimana Anna mendapat kan hadiah kado dari tante Sunniva berupa cincin kuno dan ponsel canggih  ia telah terbagun dan berganti nama sebagai seorang Nova. Ketika Nova bangun dan melihat terminalnya tertera Sabtu, 12 Desember 2082. Diterminalnya tersebut pun telah terpasang aplikasi LOST SPECIES dan EartCam, dari aplikasi Lost Species tersebut anda akan selalu mendapat update berita mengenai flora dan fauna yang punah setiap harinya kemudia Nova beralih kepada EartCam pada terminal yang digenggamnya dimana aplikasi tersebut memperlihatkan gambaran bumu dari berbagai wilayah. Nova terus menonton berbagai vidio dan gambar pada terminalnya hingga ia memutuskan untuk menyetel filter tanggal 12 Desember 2012 untuk menyaksikan keindahan flora dan fauna hingga batas filter tersebut sebab pada tanggal tersebut adalah awal permulaan  kerusakan alam.

BAB 4, Cahaya Biru. Ketika Anna tengah terdiru sembari membereskan hal yang baginya cukup penting (Menjadi Nova) ia hampir setengah terjaga akibat bunyi sirene dan cahaya biru dari sebuah mobil darurat. Hal serupa pun pernah terjadi yaitu ketika Jonas tengah menginap dirumahnya mereka terbangun akibat suara mobil-mobil darurat yang berdatangan  kesisi lembah yang disebabkan terbaliknya mobil tangki yang bermuatan bensin. Namun kali ini Anna tidak akan membiarkan dirinya terbangun oleh sirena mobil darurut yang hanya satu saja.

BAB 5, Nenek Buyut. Pagi itu ketika Nova tengah berada didalam kamarnya Olla masuk dengan pakaian pagi kimono biru serta cincin rubi merah dijari manisnya. Pagi itu Olla bercerita mengenai kicauan burung Heiho namun belum sempat cerita itu selesai bahkan mulaipun belum Nova memotong dengan kalimat meminta agar mengembalikan semua burung, orang utan, singa bahkan lengkap dengan habitatnya. Mendengar permintaan Nova Olla berjanji untuk mengembalikan dunia persis seperti ketika Olla berusia enam belas tahun dengan sebuah janji Nova harus merawat dan menjaganya sebab setelah ini tidak akan ada kesempatan lain.

BAB 6, Kotak Merah. Ketika Anna terbangun dari mimpinya ia merasa kaget. Anna merasa ia telah mengunjungi masa depan dan tinggal ditempat yang sama, hanya cat warna dindingnya saja yang berbeda, didalam mimpi itu dindingnya berwarna merah darah dan terpasang layar bersar yang terhubungan dengan internet. Dalam mimpi tersebut Anna telah menjadi seorang bernama Nova, namun ia juga punya nenek buyut yang sudah tua bernama Anna yang bekebetulan tanggal lahirnya sama dengan dirinya. Tentu saja Anna meyakini bahwa dirinya telah menjadi cicitnya dan lewat sudut pandang tersebut ia memandang dirinya sebagai nenek buyut tua.

BAB 7, Payung. Ketika hujan turun deras sekali, Nova berjalan ke turunan tajam sembil berlindung dibawah payung merah besarnya. Nova berjalan ke arah perempatan yang sebelumnya terdapat pom bensin namun kini tempat itu hanya persingahan. Ketika Nova berjalan dan membaur di tengah kerumunan terlihat ada seorang anak lelaki tengah berbaring di luar kerumunan yang menunjukan wajah sakit. Anak laki-laki itu kemudian dipapah menuju rumah Nova untuk tinggal sementara hingga kembali sehat.

BAB 8, Minyak Bumi. Sambil mengamati mobil yang datang dan masuk ke lapangan parkir danjengkel terhadap perilaku pengemudi mobil yang tengah berhenti namun mesinya tetap hidup dan menyemburkan asap dari knalpotnya Anna juga merenungi artikel yang dibacanya tentang minya bumi. Dari artikel yang berisikan perbandingan harga serta produktifitas yang dihasilkan oleh tenaga dari minyak bumi Anna sampai pada sebuah kesimpulan bahwa minyak bumi merupakan sumber energi yang dijual terlalu murah, menurutnya hal tersebut disebabkan bahwa minyak bumi tidak ada yang memilikinya perorangan sehingga penggunaannya tinggal pompa saja.

BAB 9, Unta. Anak laki-laki keturunan arab itu telah membaik kondisinya. Setelah bermain ludo bersama Nova anak laki-laki tersebut melanjutkan perjalanan dengan kelompoknya orang-orang arab dengan mengendarai unta berpunuk satu. Sebagai tanda terimakasihnya karna telah diperbolehkan menginap di rumahnya anak laki-laki tersebut memberikan sebuah cincin merah kepada Olla.

BAB 10, Arsip. Ketika Anna telah mendapati dirinya duduk di dudukan biru, dia menyadari bahwa dirinya seakan terbelah dua, dia yang berumur 16 tahun pada 2081 dan dia yang berumur 16 tahun besok.  Didalam ponsel hadiah ulang tahun yang ke 16 telah terinstal beberapa aplikasi koran online dan media lainnya, dari koran online itu Anna mendapai sebuah berita mengenai di sanderanya ketiga wakil Organisasi Pangan Dunia (FAO) di Somalia yang salah satunya berkebangsaan Norwegia, Ester Antonsen. Ketika melihat foto wanita tersebut Anna merasa yakin telah bermimpi tentang orang tersebut.

BAB 11, Kafilah. Nova duduk diatas unta berpunuk satu tersebut yang dikendalikan oleh anak laki-laki arab tersebut dari bawah.  Kafilah tersebut membawa berbagai barang bawaan  hasil kerajian mereka berupa karpet-karpet untuk dijual di Molde dan Kristiansund. Nova mengikuti kafilah tersebut hanya sekedar main-main yang kemudian akan kembali mengunanakan bus listrik.

BAB 12, Daftar Merah. Anna masih dalam posisi duduk sambil memegang ponselnya  dan berusaha keras mengingat kapan dia pernah bertemu wanita tersebut (Ester Antonsen). Anna berusaha mengingat rekaman ingatannya ketika bepergian ke Oslo bersama Jonas, baik ketika mampir di Miljohuset (Gedung Lingkungan Hidup), Regnskogfondet (Yayasan Hutan Tropis) atau di Utviklingsfondet (Yayasan Pembangunan) namun tidak ada disitu jawabannya. Ketika Anna membaca buku Discovery the Word’s Extinct Animalster dalam buku tersebut berisikan daftar spesies Flora dan fauna yang terancam. Ketika hendak bertanya mengenai sebuah pertanyaan yang didapatinya setah membaca buku tersebut Anna menelpon Dokter Benjamin. Dari percakapannya tersebut diketahui bahwa wanita yang tengah di sandera (Ester Antonsen) merupakan anak dokter Benjamin.

BAB 13, Malam Musim Dingin. Malam itu Nova duduk  disebuah padang terbuka di hutan sambil memegangi terminal di pangkuannya mengarungi dunia maya. Di dalam terminalnya tersebut telah terinstal berbagai aplikasi yang mendukungnya mencari Informasi seperti melelehnya gunung es, menyaksikan kekeringan yang menyebar.

BAB 14, Word Heritage. Anna tengah membaca artikel mengenai penyanderaan di koran Online namun tidak ada perkembangan baru, yang kemudia disambungnya mendengarkan sebuah podcast disebuah siaran radio. Siang itu Jonas mengajak Anna untuk bertemu di pondok milik keluarganya di bukit. Ajakan tersebut di terimana Anna dengan sebuah syarat Jonas harus menemukan jawaban terkait 1001 cara menyelamatkan jenis Flora  dan Fauna.

BAB 15, Balon. Saat itu Nova keluar ke kebun siap untuk menjualkan balon yang telah dihiasnya dengan gambar-gambar spesies hewan yang telah punah, uang tersebut dibutuhkannya untuk membeli sebuah terminal baru. Namun rencana tersebut gagal terlaksana sebab seikat balon yang telah disiapkannya terlepas dari pegangan ketika hendak menolong Olla memindahkan makanan dari baki.

BAB 16, Kolam Renang. Saat ini Anna tengah menerka mengenai kemungkinan-kemungkina mimpi yang telah dialaminya. Anna mungkin saja telah memimpikan seluruh episodenya yang berasal dari masa depan malam tadi, atau Annah telah memunguti mimpi-mimpi itu dari dunia mimpi yang sama. Namun juga terdapat kemungkinan ketiga yaitu segala yang telah diimpikannya nyata.

BAB 17, Bunga Tulip. Ketika sedang berjalan disepanjang sungai sambil membawa seikat bunga tulip Nova mendengar irama pukulan dari hutan pinus diatas bukit. Ketika itu di dapati Nova beberapa orang tengah menebang pohon pinus untuk kemudian dibangun kincir angin.

BAB 18, Kunci Kontak. Sembari Anna berjalan menuju bukit dengan kantung jaket dipenuhi potongan prinout dan kliping ia pun membuka koran online. Setelah melakukan beberapa pencarian di website Google Anna mendapatkan berita bahwa kapal asing telah melakukan penangkapan ikan diperairan Somalia dan berita penolakan Somalia terkait rencana Kenya untuk melakukan pengeboran minyak ilegal di sekitar garis pantai Somalia.

BAB 19, Jalan Setapak. Dalam perjalanan menuju pondok tua, Nova melalui jalan setapak yang dipenuhi pohon birch yang cukup padat yang sebelumnya merupakan bukit salju. Dalam menyusuri jalan setapak menuju pondok tua tersebut Nova tidak merasa khawatir sebab ia tau bahwa flora dan fauna di hutan tersebut telah lama sirna.

BAB 20, Pondok di Gunung. Anna telah sampai terlebih dahulu dari Jonas di pondok gunung. Di dalam pondok tersebut Anna melihat koran online  dan mendapati berita terbaru salah satunya mengenai para tawanan perwakilan Organisasi Pangan Dunia yang telag dibebaskan dari penyanderaan di Somalia namun hanya  sukarelawan asal Norwegia, Ester Antonsen yang masih ditawan,

BAB 21, Kuota Iklim. Ketika hujan lebat secara bersamaan Nova keluar menuju toko untuk membeli sesuatu dilengkapi sepatu bot dan payung besar. Di depan toko tersebut terdapat kios kecil yang betuliskan Kuota Iklim Murah. Kios tersebut menjual berbagai katalok-katalok tua.

BAB 22, Sebuah Kesempatan Baru. Ketika Jonas telah tiba  dipondok gunung dengan nafas tersengal-sengal Anna memeluknya sambil terus mengatur nafas,  Anna mulai menceritakan ulang seluruh pengalaman mimpinya kepada jonas,  dimulai dari kondisi dimana era minyak telah usai dan meningkatnya konsentrasi CO2, kepunahan berbagai flora dan fauna yang dilanjutkan mengenai sesuatu yang di sebut Anna kehidupan paralel bahwa dirinya mengalami kehidupan 70 tahun kemudian (2082) sebagai Nova dan Olla.

BAB 23, Mobil-Mobil Putih. Hari itu Nova berkunjung ke sebuah mobil Van putih besar. Mobil-mobil tersebut jarang berkunjung bila hanya apabila terdapat spesies-spesies terancam yang tidak punya harapan lagi untuk berkembang, maka kebun binatang boleh membawanya berkeliling. Untuk kali ini mobil tersebut membawa  beberapa ekor Pukang. Nova dan pengunjung lainnya yang ingin masuk untuk melihat Pukang yang ada didalam mobil tersebut harus terlebih dahulu membeli sebuah tiket yang berukuran kartu permainan.

BAB 24, Katak. Jonas mulai membaca-baca  kertas guntingan  didepannya, beberapa artikel dibacanya dengan keras. ... apakah kita begitu sukanya bermain-main hingga mendahulukan diatas tanggung jawab pada masa depan planet ini?.. menurut sebuah perumpamaan, seekor katak yang dimasukan kedalam air mendidih akan segera melompat keluar dari air mendidih tersebut untuk menyelamatkan diri. Namun jika katak tersebut dimasukan kedalam panci berisi air dingin yang secara perlahan direbus hingga mendidih, ketak tersebut tidak akan mendeteksi bahaya tersebut, hingga akhirnya mati direbus.

BAB 25, Mesin Otomat Hijau. Nova sedang berada di kota bersama dengan anak laki-laki arab itu, saat ini mereka telah dewasa dan Olla telah tiada. Mereka berdua berjalan-jalan ke kota untuk memeriksa mesin-mesin otomat hijau yang akan segera tersedia di desa.

BAB 26, Gamification. Jonas mengeluarken beberapa lembar kertas yang betulisan bagaimana cara kita menyelamatkan 1001 jenis flora dan fauna?. Dalam lembaran kertas tersebut berisi beberapa gagasan Jonas sebagai jawaban dari tugas yang diberikan Anna, seperti langkah paling awal adalah memperhatikan sifat manusia yang individualistik untuk melakukan penyelamatan flora dan fauna, berinvestasi untuk menghentikan penangkapa dan perburuan ilegal, memperketat hukum serta menyediakan katalok untuk berbegai flora dan fauna.

BAB 27, Pondok Akhir Pekan Yang Cantik, setalah selesai mengecat kukunya Nova pergi kehutan rumah pertanian tua. Dahulu lahan pertanian tua tersebut banyak hewan-hewan seperti kambing, sapi dan domba dibiarkan berkeliaran.

BAB 28, Cincin Aladin, Anna bercerika mengenai asal usul cincin yang didapatnya sebagai kado ulang tahun yang 16. Dalam cerita cincin tersebut berasal dari buyutnya yang bernama Sigrid yang kemudian diberikan kepada tante Sunniva sebagai tanda pertunangannya dengan Esmail Ebrahim yang berasal dari persia.

BAB 29, Pengadilan Iklim. Musim panas, Nova yang ditemani anak laki-laki arap yang kini telah dewasa tersebut pergi untuk pertama kalinya kle Den Haag sebagai saksi di pengadilan iklim internasional. Sebelum ini telah terlebih dahulu Norwegia dan Emirat dihukum pengadilan iklim internasional agar membayarkan 97% dari dana minyak nasionalnya demi pemberantasan kemiskinan dan biaya penyelamatan lingkungan.

BAB 30, Sarung Tangan. Setelah mereka selesai berbenah di pondok tersebut mereka saling mengucapkan selamat perpisahan sebab jalan pulang yang mereka tempuh berbeda. Sebelum mereka berpisah Anna memberitahu bahwa ia ada sebuah pekerjaan yaitu menulis surat untuk cucunya mendatang (Nova)

BAB 31, Kebun Binatang. Ketika mereka menuju keluar kota tersebut Anna dan Pria keturunan Arab tersebut singgah  di The International Zoological Park yang merupakan kebun binatang internasional di Den Haag sebagai milik bersama umat manusia dan salah satu warisan dunia UNESCO. Begitu sampai di dalam mereka disambut berbagai macam jenis hewan, namun Nova telah menyadari bahwa semua hewan tersebut tidak asli melainkan hanya hologram versi mutakhir.

BAB 32, Identitas. Ketika hari mulai gelap Anna masih dijalan perbukitan menuju rumahnya, ia melihat seorang anak yang tengah memegang gadget. Anna menyadari bahwa anak tersebut yang sudah tidak terlihat mirip dengan wajahnya.

BAB 33, Planet. Nova duduk didalam sebuah pesawat luar angkasa bersama laki-laki arab tersebut. Mereka telah memenagkan sebuah hadiah perjalanan mengelilingi bumi  sebanyak dua belas kali atas pengabdiannya terhadap bumi. Ketia ia memandangi bumi ada sebuah perbedaan bahwa bumi yang sekarang mereka lihat sebagian besar tertutup awan mendung tidak hijau seperti 100 tahun lalu.

BAB 34, Surat Elektronik. Sekarang Anna sedang duduk di depan komputernya dan telah selesai menuliskan surat untuk cicitnya dan mengunggahnya ke blog kelompok pecinta lingkungan. Beberapa saat kemudian Anna mendapat pesan dari Benjamin yang mengatakan bahwa kabarnya baik-baik saja dan anaknya Ester sudah di bebaskan dalam kondisi baik.

BAB 35, Cacat Logika. Hari itu masih hujan dan Nova berada di dalam kamar sambil membaca terminal yang ada di genggamannya. Didalam kamar tersebut Nova tidak sendirian ada Olla di dalamnya. Ketika menyadari adanya Olla ia membaca keras-keras surat elektronik yang baru saja ditemuinya yang di tulis  Ollanya pada 2012 lalu.

BAB 36, Kakek Buyut. Ketika Anna tengah berbaring dan tidur ia terbangun akibat sebuah mimpi. Saat ia meraih ponselnya terdapat sebuah pesan dari jonas yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Selain itu mereka pun saling telpon dan bercerita mengenai mimpi Anna dan hal-hal yang mereka ingin lakukan bersama.

BAB 37, Di Sebuah Desa. Ketika hari mulai gelap terdapat beberapa orang lelaki yang ditemani lampu gas yang tergantung dan beberapa buah karung bertuliskan : World Food Programme. Selain itu terdengar juga beberap orang wanita yang salah satunya bernama Ester yang merupakan seorang tawanan di daerah perbatasan Somalia dan Kenya. Yang tidak lama kemudian terdengar suara tembakan dan perintah mereka adalah prajurit yang kemudian menangkap dan membebaskan n para sandera termasuk Ester.

BAB 38, Ester. Anna hanya tertidur beberapa jam dan tepat sebelum ia menggangkat telpon yang berbunyi ia menyadari bahwa baru saja bermimpi dan menjadi seorang Ester yang ditawan di kawasan Afrika. Telepon yang semula di kira Anna bersala dari Jonas ternyata dari Ester. Dalam percakapan yang cukup panjang tersebut Ester mengucapkan selamat ulang tahun kepada Anna dan terimasih sebab ia telah memberi semangat untuk Benjamin. Selain itu Anna pun menceritakan mimpinya semalam sebagai seorang Ester yang ternyata mimpi tersebut sama seperti situasi Ester saat menjadi tawanan di kawasan Afrika


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel